KategoriSebelum Nulis

48. Belajar Menulis Adalah Perjalanan Tanpa Akhir

Belajar Menulis Adalah Perjalanan Tanpa Akhir

“You fail only if you stop writing.” — Ray Bradbury Ursula K. Le Guin pernah berkata bahwa dia masih terus belajar menulis, padahal usianya sudah kepala delapan. Dalam pengantar salah satu kumpulan esainya, dia mengaku menulis ulang beberapa tulisan lamanya karena merasa “bahasanya belum beres” dan...

46. Kolaborasi dengan Penulis Lain: Sinergi Ide

Kolaborasi dengan Penulis Lain: Sinergi Ide

“Talent is helpful in writing, but guts are absolutely essential.” — Jessamyn West Bekerja sendirian memang terasa gagah, tapi siapa pun yang pernah coba menulis bareng orang lain pasti tahu bahwa kolaborasi adalah olahraga mental yang unik. Kadang terasa seperti jam session jazz yang seru, kadang...

44. Keberagaman Cerita: Suara Baru dalam Sastra

Keberagaman Cerita: Suara Baru dalam Sastra

“There is no greater agony than bearing an untold story inside you.” — Maya Angelou Kadang saya membayangkan betapa sepinya dunia sastra kalau hanya diisi oleh sedikit jenis cerita, seolah-olah jutaan manusia di planet ini cuma punya tiga masalah dan dua cara bicara. Padahal, seperti kata Maya...

43. Menulis sebagai Terapi

Menulis sebagai Terapi

“We write to taste life twice, in the moment and in retrospect.” — Anaïs Nin Saya berasal dari generasi yang masih menggunakan diari—jangan bilang kamu enggak tahu diari itu apa, dah. Ya, saya memang setuwir itu, meskipun saya termasuk GMT alias “generasi menolak tuwa”. Tapi bukan itu yang ingin...

42. Menulis di Tengah Kekacauan

Menulis di Tengah Kekacauan

“You write in order to change the world, knowing perfectly well that you probably can’t…” —James Baldwin Di sebuah rumah persembunyian di Warsawa pada 1943, seorang pria menulis catatan di atas potongan kertas bekas sambil mendengar bom jatuh di kejauhan. Namanya Emanuel Ringelblum—sejarawan Yahudi...

41. Menulis dari dan Karena Luka

Menulis dari dan Karena Luka

“Out of the quarrel with others we make rhetoric; out of the quarrel with ourselves we make poetry.” — W. B. Yeats Pada awal 1920-an, W.B. Yeats menulis beberapa puisinya yang paling bagus setelah kehilangan sahabat karibnya, Lady Augusta Gregory. Para peneliti menyebut masa itu sebagai periode...

40. Mengubah Pengalaman Pribadi Jadi Cerita

Mengubah Pengalaman Pribadi Jadi Cerita

“We tell ourselves stories in order to live.” — Joan Didion Tahukah kamu bahwa Maya Angelou menulis banyak karya terkenalnya di sebuah kamar hotel kecil yang ia sewa khusus untuk … menatap langit-langit? Serius. Dalam wawancaranya di The Paris Review, dia bahkan mengaku membawa bekal yang terdengar...

39. Menulis untuk Pembaca atau Diri Sendiri?

Menulis untuk Pembaca atau Diri Sendiri?

“Most writers regard the truth as their most valuable possession, and therefore are most economical in its use.” — Mark Twain Sebagian dari kita mungkin pernah bertanya: “Aku nulis buat siapa, sih? Buatku sendiri atau pembaca?” Mungkin pertanyaan itu muncul karena menulis sering jadi arena tarik...

38. Mencari Inspirasi di Sekitar Kita

Inspirasi Datang Kalau Kamu Bekerja

“Inspiration exists, but it has to find you working.” — Pablo Picasso Saya membayangkan berdiri di sebuah studio penuh cat minyak, lalu Picasso muncul sambil memainkan kuas dengan jarinya dan memandang saya seperti guru seni yang sudah bosan mendengar alasan. Tanpa basa-basi, dia bilang, “Inspirasi...

37. Belajar dari Penulis Dunia

Belajar dari Penulis Dunia

“Books are mirrors: you only see in them what you already have inside you.” — Carlos Ruiz Zafón Seorang teman baik menghadiahi saya buku tanpa memberi komentar apa-apa. Dia cuma bilang, “Baca aja.” Judulnya memang bikin penasaran, The Shadow of the Wind, tapi saya belum pernah mendengar nama...